Pages

Ads 468x60px

Selamat Datang

TERIMA KASIH ANDA MENGUNJUNGI BLOG SAYA INI

Sunday, January 22, 2012

Dinamika Pendidikan & Demokratisasi Kampus

" Apa guna kita memiliki sekian ratus ribu alumni sekolah yang cerdas, tapi massa rakyat di biarkan bodoh ??? Segeralah kaum sekolah itu pasti akan menjadi penjajah rakyat dengan modal kepintaran mereka." (Y.B. Mangunwijaya)

Sepenggal kalimat diatas merupakan salah satu perkartaan Y.B. Mangunwijaya atas kekhawatirannya terhadap sistem pendidikan yang di terapkan oleh negara indonesia. Sekolah-sekolah hanya memberikan teori untuk menjawab soal-soal ujian, agar para siswanya mendapat nilai yang baik, tetapi sekolah tidak pernah memberikan pengetahuan untuk lebih mengenal realitas sosial yang berupa wacana dan praktik tentang intraksi manusia dengan manusia, hubungan rakyat dengan negaranya, serta konflik ataupun permasalahan sosial yang terjadi didalam negara.

APAKAH INI TIDAK DINAMAKAN PENDIDIKAN ???

Sesungguhnya sekolah telah tergeser fungsinya yang seharusnya sekolah dapat melahirkan manusia yang cerdas dengan kesadaran akan realitas sosialnya tetapi kini sekolah telah banyak melahirkan manusia yang cerdas namun memiliki watak dan sikap atau kepribadian yang kotor. jadi pantaslah ke khawatiran Y.B. Mangunwijaya atas kelahiran penjajah rakyat harus di sikapi oleh masyarakat dengan menentang pemerintah sebagi pihak yang paling bertanggung jawab atas matinya sekolah di negara ini. Pendidikan keintelektualan yang murah dan bervisi kerakyatan itulah yang harus di terakan oleh bangsa ini untuk membangun kembali mutu pendidikan yang telah lama mati.

Maka oleh karena itu, kita sebai kaum atau orang terpelajar harus sudah menanamkan dari sekarang sebuah pendidikan yang membebaskan, sebagai anti tesa sistem pendidikan bangsa indonesia saat ini, sehingga akan dapat menjadi pijakan ke arah sistem pendidikan yang lebih baik dengan itu solusi awalnya adalah dengan membuka forum-forum diskusi sebagai tempat membaca realitas sosial dan menumbuh kembangkan study-study club sebagai embrio perubahan pada dunia pendidikan yang ada di bangsa saat ini. Dan yang menjadi catatan bagi kita hari ini adalah menciptakan pendidikan yang berbasis kerakyatan,demokratis,ilmiah dan transformatif.....

"AKSI TANPA TEORI ANARKI >>> TEORI TANPA AKSI ONANI "

No comments:

 

Jumlah Pengunjung

Waktu/Jam